Puncak acara ini adalah iringan gunungan yang dibawa ke Masjid Agung. Setelah di Masjid diselenggarakan doa dan upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagian gunungan dibagi-bagikan kepada masyarakat dengan jalan diperebutkan. Bagian dari gunungan ini ditanam dilahan pertanian, agar tanaman menjadi subur, dan terhindar dari berbagai hama perusak tanaman.
Minggu, 16 Februari 2014
Kesenian Khas Yogyakarta - Kesenian Jawa Upacara Grebeg Maulud
Grebeg
Maulud merupakan acara puncak dari peringatan kelahiran Nabi Muhammad
S.A.W. yang diselenggarakan pada tanggal 12 Maulud, setelah esoknya
perangkat gamelan Kyai Nogowilogo dan Kyai Gunturmadu dibawa masuk
kedalam Kraton, oleh masyarakat kejadian disebut "Bendhol Songsong".
Puncak acara ini adalah iringan gunungan yang dibawa ke Masjid Agung. Setelah di Masjid diselenggarakan doa dan upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagian gunungan dibagi-bagikan kepada masyarakat dengan jalan diperebutkan. Bagian dari gunungan ini ditanam dilahan pertanian, agar tanaman menjadi subur, dan terhindar dari berbagai hama perusak tanaman.
Puncak acara ini adalah iringan gunungan yang dibawa ke Masjid Agung. Setelah di Masjid diselenggarakan doa dan upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagian gunungan dibagi-bagikan kepada masyarakat dengan jalan diperebutkan. Bagian dari gunungan ini ditanam dilahan pertanian, agar tanaman menjadi subur, dan terhindar dari berbagai hama perusak tanaman.
Categories
Seni
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar