Hutan lebat tempatnya berada, tak bisa menyembunyikan keindahan Iquazu. Iquazu memang sangat menakjubkan. Itulah pendapat semua orang, yang pernah melihatnya. Bayangkan, air terjun ini merupakan gabungan dari 275 air terjun. Panjangnya mencapai 2,7 kilometer. Air paling tinggi, terjun dari ketinggian sekitar 82 meter. Hempasan air terjun dari bagian pang tinggin ini, membuat terbentuknya kawah di dasar sungai. Bagian tertinggi sekaligus terindah itu, namanya Gargantua del Diablo.
Untuk mencapai lokasi, bisa melalui kota Foz Iguacu negara bagian Parana Brasil, Puerto Iguazu di provinsi Misiones Argentina, serta dari Ciudad del Este di Paraguay. Sekarang, hutan tempat air terjun ini berada, dijadikan taman nasional. Di dalamnya terdapat berbagai jenis flora dan fauna yag dilindungi.
Air terjun ini konon terbentuk dari gesekan patahan lempeng Bumi yang membentuk ngarai raksasa. Ini mengakibatkan dasar Sungai Iquazu mengalami perbedaan tinggi. Akibatnya, air sungai yang mengalir membentuk air terjun bertingkat-tingkat. Keunikan inilah, yang membuat banyak wisatawan berkunjung ke sana. Pada tahun 1986, UNESCO mencatat air terjun ini dalam daftar world heritage atau warisan dunia.
Nah, untuk mendukung wisatawan, kini dibangun jalur-jalur khusus menuju ke air terjun. Selain bus wisata, di Argentina ada jalur jalan kereta api kecil khusus. Lalu, baik di Brazil maupun Argentina, ada hotel yang letaknya sangat dekat dengan air terjun itu. Sehingga dari dalam hotel pun pengunjung bisa menikmati indahnya air terjun Iquazu. Bahkan, dari halaman hotel pun, ada jalur pejalan kaki yang mengajak kita menikmati ai terjun dari dekat.
Air terjun ini ditemukan untuk pertama kalinya tahun 1541 oleh Conquistador Alvar Nunez Cabea de Vaca. Ia seorang penjelajah berkebangsaan Spanyol.
0 komentar:
Posting Komentar